Local

Mantan Sekretaris MA Nurhadi Di Periksa KPK Terkait Kasus Korupsi Turnamen Tenis

nurhadi

Rawuh.com – Mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi kini diperiksa oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk dimintai keterangannya terkait indikasi korupsi yang diduga telah melibatkan dirinya.

Agung Nurhadi disebut-sebut telah meminta uang Rp 3 miliar pada eks Presiden Komisaris Lippo Group, Eddy Sindoro, PT Paramount Enterprise. Uang tersebut kemudian terealisasi sebesar Rp 1,5 miliar dan digunakan untuk mengadakan turnamen tenis. Pertandingan tenis yang dimaksudkan adalah Pertandingan Tenis Warga Pengadilan (PTWP) se Indonesia yang akan diadakan di Bali.

Ia diperiksa kurang lebih selama 9 jam, setelah keluar dari kantor KPK, Nurhadi tidak banyak bicara ketika ditanyai oleh wartawan mengenai pemeriksaannya. Nurhadi juga menyatakan nanti akan menjelaskan semuanya di persidangan.

“Enggak, enggak ada (permintaan uang Rp 3 miliar untuk turnamen tenis). Bohong itu!,” jelas Nurhadi, Kamis (6/10/2016).

“Nanti saya akan jelaskan di pengadilan itu,” tambahnya.

Pihak KPK sendiri masih mendalami kasus korupsi yang melibatkan Nurhadi tersebut. Namum karena KPK belum berhasil memriksa Royani yakni sopir Nurhadi dan anggota Polri ajudan dari Nurhadi sendiri. Keberadaan sopir Nurhadi saat ini masih misterius dan sedang dalam masa pencarian.

“Khusus bagi anggota Polri tidak ada kesulitan, setiap saat bisa dipanggil. Yang paling sulit itu sopirnya karena sebenarnya lebih banyak tahu,” ucap Laode M Syarif, Wakil Ketua KPK, Jakarta, rabu (6/10/2016).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top